Sab. Feb 24th, 2024
Lepas Pisah Jamaah Umroh

Grujugan, (28/01/2017) – pada hari Sabtu ini, pukul 13.00-Wib, Pesantren Nurut Taqwa Bondowoso, telah mensukseskan jama’ah umroh yang dibina langsung oleh KH. A. Ma’shum Zainullah, sebagai pengasuh dan pendiri, namun sebagai pemimipin jamaah umroh tersebut diwakilkan kepada KH. As’ad Nawawi Ma’shum, S.PdI selaku Kepala Pesantren dan KH. Barri Zahlawi Zain, M.Si (Ketua Yayasan). Alhamdulillah kami mengucapkan, jamaah yang dipimpin oleh beliau saat ini telah sampai kembali ke tanah suci Indonesia (di Pesantren Nurut Taqwa).

Para jamaah Umroh disambut dari berbagai penjuru desa atau daerah bahkan dari luar kotapun juga ada seperti halnya dari Sumenep, banyuwangi dan Situbondo di Masjid PP. Nurut Taqwa, 70 jamaah telah berkumpul dengan tertip dan dibuka langsung oleh KH. As’ad Nawawi Ma’shum, sebagai ajang Lepas Pisah jamaah Umroh untuk pulang ke daerahnya masing-masing.

Sejauh itu, Kiai Nawawi panggilan akrab KH. As’ad Nawawi Ma’shum memberikan sambutan kepada para jamaah dan para panitia serta pengurus pesantren. ”mengucap beribu-ribu terima kasih atas kerjasamanya dalam membantu pelaksanaan jamaah umroh, sejak tanggal 13 sampai 28 Januari 2017, semoga pengorbanan (membantu) menjadi amal ibadah dan bisa juga melaksanakan ibadah haji atau umroh ke Makkah Madinah” Jelasnya

Selain itu juga, Kiai Nawawi meminta maaf kepada seluruh jamaah selama menjadi perjalanan umroh, manakalah jika ada keterlambatan dan ketidaksesuaian dalam membimbing jamaah umroh mulai dari pemberangkatan hingga pada saat ini. Sebab, tidak sampai 100% dalam pendampingan untuk para jamaah dan semoga para jamaah umroh semuanya, menjadi umroh yang diterimah oleh Allah Swt. Tambahnya

Kemudian, lepas pisah jamaah umroh tersebut diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh KH. Barri Zahlawi Zain, M.Si, hingga selesai sampai pukul 13.45-Wib, dengan diakhirinya doa, Pengasuh PP. Nurut Taqwa, menyampaikan agar para jamaah saling sowan dengan tujuan saling minta maaf dan memaafkan, antara laki-laki dengan laki-laki dan  begitupun dengan jamaah perempuan. Jelas KH. Ma’shum pada jamaah

Sebagai lepas pisah jamaah umroh, lantunan sholawat badar yang mengiringi para jamaah untuk berpisah, selama kurang lebih 16 hari bersama-sama diperjalanan menuju Makkah Madinah sehingga memupuk semangat baru untuk meningkatkan ibadahnya kepada Allah Swt. (AA).

Postingan terkait..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.