Sen. Jul 15th, 2024

MTS NURUT TAQWA PRAKTIKKAN DEMOKRASI BERKUALITAS

By Pengurus Pesantren Okt15,2018
Pemilihan OSIM

Dalam rangka membumikan tradisi berdemokrasi, MTs Nurut Taqwa menggelar pesta demokrasi pemilihan ketua dan wakil ketua Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) periode 2018-2019 pada Minggu 10 Oktober 2018 di halaman sekolah.

Sebelum sampai pada tahap pemungutan suara, para bakal calon harus mengikuti dua tahap seleksi, yaitu tes kemampuan membaca Al-Quran dan interview. Setelah mereka dinyatakan pantas untuk menjadi calon ketua dan wakil ketua, mereka diberi kesempatan untuk menyampaikan visi-misi, mengikuti agenda debat dan orasi ilmiah di hadapan para dewan guru dan 300 calon pemilih.

Pembina OSIM MTs Nurut Taqwa, Mujtahid, S.Ag, mengungkapkan bahwa pemilihan ketua dan wakil ketua OSIM adalah salah satu tradisi madrasah yang terus dilaksanakan.

“Di MTs Nurut Taqwa pemilihan pimpinan baru seperti sekarang ini sudah dilaksanakan secara turun-temurun. Tujuannya yaitu mengedukasi siswa agar mempunyai pemahaman dan pengalaman yang bagus terhadap demokrasi yang sesungguhnya ketika mereka hidup di tengah-tengah masayarakat.”

Kegiatan Pemilu Ketua OSIM diharapkan membentuk karakter para siswa, dimana mereka diajarkan pentingnya kerjasama dalam menyelesaikan masalah hingga mengambil keputusan untuk kepentingan orang banyak.

Seperti pemilu yang ada di negeri kita, pihak-pihak yang terlibat juga diajarkan menjadi penyelenggara yang professional dengan mematuhi aturan-aturan dan ketentuan yang dibuat oleh panitia pemilihan umum.

“Panitia penyelenggara juga membuat aturan dalam proses pemilihan ketua OSIM. Mereka harus tunduk pada aturan yang sudah ada.” Jelas M. Ali selaku Ketua KPU OSIM Nurut Taqwa.

Pada intinya, Pembina OSIM MTs Nurut Taqwa yang sekaligus guru Pendidikan Kewarganegraan (PKn) tersebut juga menyampaikan bahwa pemilihan ketua dan wakil ketua OSIM merupakan wadah aktualisasi dan implementasi teori-teori yang mereka dapatkan di dalam kelas. Beliau juga berharap agenda tersebut mampu melahirkan pemimpin yang bertanggun jawab agar mereka terbiasa menjadi pemimpim yang bersih, kredibel, berintegritas dan berkarakter.

Penulis : Imam Tabroni

Postingan terkait..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.