AKTIFKAN KEGIATAN PESANTREN, NURUT TAQWA GANDENG DUA PUSKESMAS

Kembali santri Nurut taqwa

Susuai Maklumat Pengasuh tertanggal 1 Juni 2020, semua santri Pesantren Nurut Taqwa diwajibkan kembali ke pondok sejak tanggal 6 s/d 11 Juni 2020 dari jam 07.00 s/d 13.00 dengan pembagian para pengurus dan ketua kamar (6/6), santri asal Bondowoso (9/6), Situbondo dan Jember (10/6), dan santri asal Madura dan Bali (11/6).

Untuk memastikan semua santri dalam kondisi vit dan bebas covid-19, pihak pesantren menjalankan prosedur yang rigid dan detail, diantaranya dengan menggandeng Puskesmas Cermee dan Puskesmas Prajekan untuk melakukan check point, disinfektan, dan rapid test (bagi mereka yang dari daerah Zona Merah) juga dari pihak polsek dan koramil ikut memantau berlangsungnya kembalian santri. Selain itu, semua santri diwajibkan membawa minimal dua masker, peralatan makan mandiri, serta mengantongi surat keterangan sehat dari puskesmas atau rumah sakit setempat.

Salah seorang panitia mengungkapkan bahwa sejauh ini prosedur dapat dijalankan dengan sangat baik, dan tidak ada santri yang dinyatakan positif covid-19.
“Alhamdulillah, hingga saat ini protokoler pemerintah dan pesantren dapat dijalankan dengan maksimal. Dan tidak ada yang terkena covid-19” ungkap Ustad Imam Rosyadi, M.Pd.

Beliau juga menambahkan bahwa dalam masa ini Pondok Pesantren Nurut Taqwa beserta seluruh lembaga di dalamnya tetap melayani penerimaan peserta didik baru dimulai tanggal 14 Juni 2020 untuk pengisian formulir secara online / offline dan kedatangan santri baru bisa diantar ke pondok mulai tanggal 01 Juli 2020 dengan beberapa persyaratan diantaranya adalah Membawa surat keterangan Sehat dan mengisi pernyataan Isolasi Mandiri di rumah selama 14 hari. (anh)

Comments

comments