JUAL KAMBING UNTUK DAFTAR S2, JADI WISUDAWAN TERBAIK TERCEPAT

JUAL KAMBING UNTUK DAFTAR S2 JADI WISUDAWAN TERBAIK TERCEPAT

Rabu (7/8), putra asli Bondowoso bernama Anwari Nuril Huda dinobatkan sebagai Wisudawan Terbaik dan Tercepat Sekolah Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Periode IV tahun 2019 dengan IPK 3.98. Prestasi tersebut adalah kali kedua karena sebelumnya ia juga didapuk sebagai wisudawan terbaik setelah berhasil menyelesaikan pendidikan sarjananya dalam kurun waktu tujuh semester dengan IPK 3.75 jurusan Bimbingan dan Konseling Islam Surabaya tahun 2016 silam.

Selama menempuh pendidikan di UIN Sunan Kalijaga ia juga aktif mengikuti pelbagai kegiatan ilmiah baik di dalam maupun di luar kampus. Hingga saat ini ia masih tercatat sebagai Koordinator Divisi Pengambangan Sumber Daya Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Pascasarjana (KMP) UIN Sunan Kalijaga, serta Koordinator Divisi Training dan Workshop di Rumah Kearifan Yogyakarta.

Sejak SLTA ia selalu juara kelas, bahkan semua pendidikan tingginya ditempuh dengan beasiswa: jenjang S1 melalui Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB), sedangkan S2 dari Beasiswa Pendidikan Tinggi Islam.

Anak pertama dari dua bersaudara itu berasal dari keluarga yang sangat sederhana: bapaknya seorang tukang dan ibunya adalah ibu rumah tangga. Bahkan ia mengaku terpaksa harus menjual kambing-kambingnya untuk biaya perjalanan ke Yogyakarta dan membayar biaya tes masuk.

“Saat hendak mengikuti seleksi beasiswa S2 di UIN Yogyakarta, saya dan keluarga sama-sama tidak punya uang. Akhirnya saya jual kambing untuk biaya perjalanan sekaligus bayar tes masuk UIN. Alhamdulillah saya keterima.”

Setelah resmi menyandang gelar Master of Arts (M.A.) jurusan Interdisciplinary Islamic Studies konsentrasi Studi Disabilitas dan Pendidikan Inklusif ia mendapatkan tawaran untuk menjadi dosen di UIN Sunan Ampel Surabaya.

“Insyaallah saya akan mengabdi di UIN Sunan Ampel hingga bisa lolos mendapatkan beasiswa doktoral. Mohon doanya.” Ucapnya sambil tersenyum.

Comments

comments